Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung Sidak ke Pasar-pasar

10-03-2020 433 Kali Dibaca

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  - Terkait meroketnya harga cabai di pasaran tradisional, Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan.

Hal tersebut diungkapkan I Kadek Sumartha, Kadis Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung, Jumat (19/7/2019).

"Mulai hari Rabu kemarin kita sidak dengan turun ke lapangan. Ternyata ` banyak dan di gudang ada tapi kenapa mengalami kenaikan," ucapnya.

Oleh karenanya, pihaknya sedang melakukan pengkajian dan turun langsung ke bawah yaitu pada pasar-pasar tradisional.

"Jadi memang belum ketahuan penyebabnya. Makanya kita turun. Mudah-mudahan secepatnya ketahuan penyebabnya apakah dikarenakan distribusi, atau hal lainnya," paparnya.

Terkait pendistribusian, ia menyatakan bahwa pendistribusian komoditi cabai pada prinsipnya banyak seperti dari lokal di antaranya Lampung Utara, Gisting, Lampung Tengah juga ada.

"Tapi anehnya stok ini ada di gudang tapi kok naik harganya apakah karena petani jarang yang panen dan distribusi yang dari Jawa juga bagus," sambungnya.

Ia menyatakan bahwa nanti kalau sudah ketahuan apa penyebab utama dari kenaikan harga cabai tersebut maka siap mengambil langkah.

"Dipasaran kalau sekarang ini sekitar Ro 60 ribu/kg kalau gak salah. Itu seluruh cabai mengalami kenaikan, tapi kalau lagi normal biasanya paling tinggi Rp 30 ribu/kg," pungkasnya.

Sumber : quora.co.id