Bandar Lampung – (DISKOMINFO), Rombongan DPRD Kabupaten Tuban dari Komisi D yang membidangi soal Pembangunan melakukan kunjungan kerja dan studi banding ke Pemerintah Kota Bandar Lampung pada Selasa (10/09/2013).

Rombongan DPRD Kabupaten Tuban yang berjumlah 17 orang ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban Ir. Aris Dwi Setiawan dan didampingi oleh para pimpinan Komisi D, yaitu Ketua Komisi Elvi Afiah, S.IP, Wakil Ketua Komisi Rudi Harianto, S.Pd, Sekretaris Komisi  H.A. Mashudi Fakih serta para anggota Komisi.

Rombongan DPRD Kabupaten Tuban diterima langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan Kota Bandar Lampung Deddy Amarullah, SE, SH yang mewakili Walikota Bandar Lampung dan didampingi oleh usur pejabat dari beberapa satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung serta anggota DPRD Kota Bandar Lampung Drs. Suwondo, MPd.

Kegiatan studi banding ini difokuskan pada soal pembangunan infrastruktur dan pengendalian pembangunan menara telekomunikasi di Kota Bandar Lampung.

Pada kesempatan ini Asisten Bidang Pemerintahan Kota Bandar Lampung menyampaikan beberapa hasil capaian Pemerintah Kota Bandar Lampung di bidang pembangunan infrastruktur dan penataan kota seperti pembangunan 3 buah jembatan layang, pelebaran dan pembenahan pedestrian di jalan-jalan protokol, penataan sistem drainase kota, pengaspalan jalan-jalan lingkungan di seluruh wilayah kota dan pembuatan talud serta normalisasi 9 sungai yag melintasi wilayah kota.

Sedangkan untuk pengendalian menara telekomunikasi saat ini Pemerintah Kota terus menggalakkan penertiban perizinan menara telekomunikasi dan pelaksanaan pendataan seluruh menara telekomunikasi yang tersebar di wilayah Kota oleh Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung.

Selain itu kedua pihak juga saling menyampaikan beberapa informasi mengenai kegiatan pembangunan dan profil daerah masing-masing. Perwakilan DPRD Kabupaten Tuban menyampaikan beberapa potensi daerahnya seperti potensi wisata religi, industri batik, wisata petualangan dan potensi sumber daya alam yang menjadi salah satu penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah, yaitu berupa ekplorasi tambang galian C sebagai bahan baku industri Semen Indonesia.

Untuk tahun 2013 APBD Kabupaten Tuban tercatat sebesar Rp 1,48 triliun dengan peningkatan PAD sekitar 13,6% sebesar Rp 260 miliar.

Diakhir kunjungan kerja tersebut, DPRD Kabupaten Tuban mengapresiasi prestasi yang ditorehkan oleh DPRD dan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam hal pengesahan APBD 2014, sebagai pengesahan APBD tercepat di Indonesia dan sesuai dengan pentahapan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

DPRD Kabupaten Tuban mengakui bahwa pencapaian ini sebagai satu capaian kinerja yang dapat menjadi contoh nasional dalam hal perencanaan penganggaran kegiatan pembangunan daerah.