Bandar Lampung - (DISKOMINFO) : Penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP dan SMA sederajat tahun pelajaran 2013-2014 di Bandar Lampung akan dilaksanakan secara online.

PPDB sendiri berlangsung pada 24-29 Juni. Menurut Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Bandar Lampung Haryanto, dengan sistem online diharapkan PPDB jujur, transparan, bersih, dan objektif. “melalui sistem ini mudah-mudahan harapan masyarakat akan terwujud. Tidak ada lagi yang bisa berbuat curang dalam sistem ini karena siswa akan di saring secara fair,”kata Haryanto, kemarin.

Sementara ketua MKKS SMA Bandar Lampung Sobirin memastikan proses PPDB berlangsung real time (terus-menerus). “Peserta dapat melihat langsung proses PPDB secara online yang akan ditampilkan terus-menerus dalam setiap detik,” ujar Sobirin, Selasa (11-6).

Sobirin menemukan dalam PPDB online, calon peserta cukup mengunjungi laman pendaftaran yang akan disediakan. Kemudian, mereka dapat mengisiskan nomor ujian nasional (UNS) SMP, nomor kontak yang bisa dihubungi, dan tiga sekolah yang akan menjadi pilihan.

“Konsep pendaftarannya sangat sederhana mencakup tiga langkah di atas. Calon peserta tidak perlu mengisi data lebih lanjut karena data peserta sudah terangkum dalam database Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi (Pustekkom) Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud), “ ujar dia.

Data yang ada merupakan data yang dihimpun sekolah menjelang UN SMP, setiap sekolah telah memasukkan data siswa meliputi nilai rapor pada mata pelajaran yang di UN kan dan di US kan yang kemudian diakumulasi menjadi nilai akhir sekolah. Data ini kemudian diakumulasi lagi dengan nilai hasil UN untuk menjadi nilai akhir (NA) siswa.

“Data yang dibutuhkan untuk penyeleksian sudah tersedia dan disimpan di Pustekkom Kemendikbud. Jadi, tidak ada satu pihak pun yang bisa merekayasa dan mengintervensi proses scoring PPDB online,”ujar dia.

 

 Pelatihan ‘Online’

 

Terkait sistem tersebut, sebanyak 31 Kepala SMPN, 1 Kepala MTs, dan 17 Kepala SMAN di Bandar Lampung mengikuti bimbingan teknis (bimtek) PPDB online. Tidak hanya para kepala sekolah (kepsek), operator yang akan menerima para pendaftaran di sekolah juga mengikuti pelatihan yang berlangsung di SMPN 16 Bandar Lampung, Selasa (11-6). Jumlah operator sebanyak 55 orang. “ Ada beberapa sekolah yang mengirimkan dua operator,” kata dia.

Pelatihan bagi operator diberikan selama dua hari, sampai hari ini. Nantinya, operator ini diharapkan bisa mengajari operator lain yang ada disekolahnya. “Jumlah operator di setiap sekolah tidak cukup hanya satu, harus dua atau tiga. “

Jumlah tersebut diprediksi cukup untuk melayani calon siswa SMP dan SMA yang akan mendaftar secara reguler.

Bimtek tersebut agar kepsek dan operator memahami sistem PPDB online secara Komprehensif. Seluruh materi bimtek diberikan oleh perwakilan dan Pustekkom Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Haryanto menjelaskan pada dasarnya proses PPDB manual dan online sama, dimulai dengan pendaftaran, seleksi, dan pengumuman. Hanya saja, pada sistem online, kerja panitia pendaftaran lebih sederhana karena data pendaftaran sudah ada di sistem database.

“Kerja manusia sedikit sekali, panitia hanya mengentri nomor ujian nasional dan sekolah pilihan saja,” kata Haryanto. Setelah data masuk, data yang diperlukan, seperti surat keterangan hasil UN (SKHUN), bisa dilihat secara online di database (Puspendik). Sekolah cukup menyediakan beberapa komputer atau laptop, jaringan internet, dan operator. Setiap operator akan mendapkan password khusus. Jadi, kalau misalnya ada kesalahan input data, bisa ketahuan siapa operatornya,” kata Haryanto.

 

 

 

Sumber : Lampung Post, 12 Juni 2013