Bandar Lampung – (DISKOMINFO) – Harga hewan kurban di pedagang musiman Kota Bandar Lampung menjelang Idul Adha 1433 Hijriyah, mulai naik sekitar 25 persen dibandingkan dengan harga beberapa waktu sebelumnya.

"Harga hewan kurban baik kambing maupun sapi naik rata-rata 25 persen dibandingkan harga sebelumnya," kata seorang pedagang hewan kurban di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Suripto, di Bandar Lampung, Rabu.

Ia menyebutkan, harga hewan kurban jenis kambing naik dari Rp750.000 per ekor menjadi satu juta rupiah, untuk ukuran kecil yang hanya memiliki bobot kotor 20 kilogram.

Harga sapi yang sebelumnya Rp7,5 juta per ekor menjadi Rp8,3 juta, untuk ukuran paling kecil namun sudah layak untuk kebutuhan kurban.

"Memang ukuran yang saya jual lebih kecil dengan janis sapi dan kambing 'kacangan'," kata dia.

Namun, untuk harga kambing ukuran besar dan gemuk mencapai tiga juta rupiah per ekor sedangkan sapi mencapai belasan juta rupiah.

Suripto mengatakan, saat ini pembelian hewan kurban masih sepi karena hari raya kurban masih beberapa pekan lagi.

"Warga masih banyak yang melihat-lihat saja sementara ini," kata dia.

Harga hewan kurban baik kambing maupun sapi di sejumlah pedagang musiman di Kabupaten Lampung Selatan juga mulai naik menjelang Idul Adha 1433 Hijriah.

"Harga sapi sekarang paling murah Rp8,5 juta per ekor dan kambing mencapai Rp1,7 juta yang sudah siap untuk kurban," kata seorang pedagang hewan kurban di Kecamatan Tanjungsari Lampung Selatan, Purwono.

Saat situasi normal, katanya, harga sapi Rp7,5 juta per ekor, sedangkan kambing Rp1,4 juta. Kenaikan harga sejak dua pekan lalu.

Ia menjelaskan, harga sapi berpotensi naik lebih tinggi sampai dengan sembilan juta rupiah per ekor, sedangkan kambing minimal Rp1,8 juta.

"Itupun paling murah namun sudah masuk layak kurban. Peningkatan harga biasanya sampai 20 persen seiring mendekati Idul Adha," kata dia.

 

(ANT) 10/10/2012